Kubu Raya - Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Manajerial dan Kepemimpinan Efektif bagi Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Tahun 2026, di Hotel Alimoer, Sungai Raya, Selasa, 3 November 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan PT Persona Optima Indonesia tersebut bertujuan memperkuat kapasitas pejabat administrator, khususnya dalam komunikasi kedinasan, koordinasi lintas unit kerja, kepemimpinan, serta pengelolaan bawahan.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa tantangan penyelenggaraan pemerintahan semakin kompleks. Masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, mudah, transparan, responsif, dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan organisasi pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, anggaran, maupun regulasi, tetapi juga kualitas komunikasi dan kepemimpinan para pejabatnya.
“Komunikasi manajerial dan kepemimpinan efektif bukan sekadar keterampilan tambahan, melainkan kompetensi utama yang harus dimiliki oleh setiap pejabat administrator,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pejabat administrator memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas di lapangan. Mereka harus mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program kerja, menyampaikan arahan secara tepat, membangun koordinasi lintas bidang, serta memastikan setiap anggota tim memahami tujuan dan tanggung jawab masing-masing.
Sekda juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk mendorong perubahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jabatan yang saudara emban bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab. Jabatan harus digunakan untuk menggerakkan perubahan positif, memperkuat kualitas pelayanan, dan membina pegawai,” pesannya.
Selain itu, para pejabat administrator diminta membangun budaya kerja yang mengutamakan kolaborasi, mengedepankan solusi, serta menjunjung tinggi profesionalisme. Sekda menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan terbuka, kepemimpinan yang memberikan keteladanan, serta penerapan hasil bimtek dalam pekerjaan sehari-hari.
“Pemimpin yang baik tidak hanya menuntut kinerja, tetapi juga membangun kemampuan dan memberikan dukungan kepada anggota timnya,” ujarnya.
Sementara itu, Psikolog sekaligus Direktur Persona Consulting, Yulia Ekawati Tasbita, menjelaskan bahwa materi bimtek mencakup sejumlah kompetensi penting bagi pejabat administrator, mulai dari public speaking, professional etiquette, hingga kemampuan memahami karakter dan kondisi psikologis orang lain dalam lingkungan kerja.
Menurut Yulia, peserta akan dibekali kemampuan berkomunikasi secara efektif, baik ketika menyampaikan informasi kepada masyarakat, berkoordinasi dengan pimpinan, maupun memberikan arahan kepada bawahan. Selain itu, peserta juga akan mempelajari etika profesional dan penampilan yang sesuai dengan posisi serta tanggung jawab sebagai pejabat pemerintahan.
“Kami juga menyampaikan bagaimana seorang pejabat pemerintahan perlu mengelola emosi, beradaptasi, serta memahami karakter dan pribadi audiens, baik atasan maupun bawahan, sehingga komunikasi dapat berjalan lebih baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, kemampuan komunikasi menjadi aspek penting dalam kepemimpinan, terutama dalam menyampaikan gagasan dan informasi secara tepat agar dapat dipahami oleh penerima pesan. Kompetensi tersebut juga dibutuhkan dalam menghadapi perbedaan pendapat maupun menangani konflik di lingkungan kerja.
Yulia menilai pengembangan kompetensi aparatur melalui manajemen talenta perlu terus ditingkatkan agar kemampuan ASN semakin optimal dan selaras dengan target kinerja pemerintah daerah.
Bimtek Komunikasi Manajerial dan Kepemimpinan Efektif ini dilaksanakan dalam dua angkatan. Angkatan pertama berlangsung pada 3–5 November 2026, sedangkan angkatan kedua dijadwalkan pada 10–12 November 2026, bertempat di Hotel Alimoer, Jalan Arteri Supadio, Sungai Raya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Kubu Raya berharap kemampuan komunikasi dan kepemimpinan pejabat administrator semakin meningkat, sehingga mampu memperkuat sinergi antarperangkat daerah, membangun budaya kerja kolaboratif, serta mendorong peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik. (DiskominfoKKR/IKP)



