Jakarta, 29 Oktober 2026 - Penghargaan dalam Puncak Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2026 menjadi apresiasi atas upaya berbagai pihak dalam menggunakan dan memartabatkan bahasa Indonesia. Bagi para penerima, penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus menjaga kualitas penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam pemberitaan media massa maupun dalam kegiatan pelestarian bahasa di kalangan generasi muda.
Salah satu penerima penghargaan, Dodi Esvanti, Koordinator Liputan Tribunnews.com, mengatakan bahwa penghargaan Penggunaan Bahasa Indonesia Terbaik pada Media Massa Daring menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dalam pemberitaan.
Menurut Dodi, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam pemberitaan sehari-hari, bukan pada satu karya jurnalistik tertentu. Hal ini menjadikan penghargaan tersebut sebagai apresiasi terhadap konsistensi media dalam menggunakan bahasa Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi pemacu motivasi bagi kami di Tribunnews, khususnya untuk terus menggunakan bahasa Indonesia sebaik-baiknya dalam pemberitaan,” ujar Dodi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, penggunaan bahasa Indonesia yang baik perlu menjadi bagian dari keseharian, termasuk dalam penyampaian informasi kepada publik.
Sementara itu, Duta Bahasa Nasional 2025, Fika Miranda Putri, memandang Bulan Bahasa dan Sastra sebagai ruang bagi para pegiat bahasa dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga sastrawan, untuk bertemu, merayakan, dan mengapresiasi upaya pelestarian bahasa.
Menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028, Fika mengajak generasi muda untuk terus mengutamakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga agar bahasa Indonesia tetap digunakan dan dihargai di tengah perkembangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan selamat kepada para penerima penghargaan. Ia mengapresiasi dedikasi dan kontribusi mereka, baik sebagai individu maupun lembaga, dalam memajukan bahasa Indonesia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa beserta seluruh panitia yang secara rutin menyelenggarakan rangkaian Bulan Bahasa dan Sastra. Menurutnya, kegiatan tersebut berperan dalam memperkuat gerakan Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.
“Penghargaan Bapak-Ibu peroleh bukanlah sesuatu yang instan, tetapi menunjukkan bagaimana dedikasi, komitmen, dan juga kontribusi Bapak-Ibu sekalian sebagai pribadi dan sebagai lembaga dalam memajukan dan mengangkat harkat dan martabat bahasa Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional. Berdasarkan data yang diterima Kemendikdasmen dari Badan Bahasa, Indonesia memiliki 729 bahasa daerah. Upaya pelestarian perlu dilakukan melalui pembelajaran di sekolah, termasuk pengembangan aksara dan tradisi tulis, agar bahasa daerah tetap dikenal dan digunakan oleh generasi muda.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, menyampaikan bahwa pemberian penghargaan dalam Puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2026 merupakan bentuk apresiasi kepada individu dan lembaga atas kontribusinya di bidang kebahasaan dan kesastraan. "Acara puncak bulan bahasa dan sastra yang kami harapkan dapat mempersatukan seluruh rangkaian kegiatan dan memberikan apresiasi kepada pelaku terbaik di bidang bahasa dan sastra dengan menghadirkan juga penampilan talenta tanda terbaik,” ujarnya.
Penghargaan dalam Bulan Bahasa dan Sastra 2026 menjadi pengingat bahwa upaya merawat bahasa Indonesia melibatkan banyak pihak. Konsistensi media dalam menggunakan bahasa Indonesia, keterlibatan generasi muda, serta kontribusi para pegiat bahasa menjadi bagian dari upaya menjaga bahasa Indonesia sebagai identitas dan bahasa persatuan bangsa. ***(Penulis: Zahra/Editor: Destya/Uly/Seno H.)
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
#2TahunGerakNyata
#2TahunPendidikanBermutu