BerandaKontak

mengenal kelas belajar: melihat penggunaannya di sekolah melalui pilot implementasi

Mengenal Kelas Belajar: Melihat Penggunaannya di Sekolah melalui Pilot Implementasi
Ilustrasi / Foto: Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen RI

Jakarta, Kemendikdasmen – Terdapat sejumlah pertanyaan mengenai bagaimana guru mengelola materi dan tugas pembelajaran dalam satu tempat, bagaimana murid mengakses kembali materi yang belum dipahami. Pertanyaan tersebut menjadi bagian dari Pilot Implementasi Kelas Belajar (PIKB) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikadsmen) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi.

Kelas Belajar merupakan Learning Management System (LMS) yang dikembangkan untuk membantu guru mengelola kelas, membagikan materi, memberikan tugas, dan memantau pekerjaan murid dalam satu platform digital. Sementara itu, murid dapat mempelajari materi, melihat instruksi pembelajaran, serta mengumpulkan tugas melalui platform yang sama. Saat ini, Kelas Belajar masih dalam tahap pengembangan dan diuji coba bersama guru dan murid dari 85 sekolah terpilih.

Di SMAN 1 Bunyu, Kalimantan Utara, Eri Afrizal, guru Bahasa Indonesia, memanfaatkan Kelas Belajar untuk membagikan materi sebelum pembelajaran. Dengan begitu, murid memiliki bekal untuk mendalami materi di kelas. “Dengan adanya Kelas Belajar ini, kita lebih mudah untuk mengumpulkan semua aset yang harus dipahami oleh murid di dalam satu tempat,” ujar Eri.

Selanjutnya, di SMPN 39 Surabaya, Alfu Laili, guru Informatika, memanfaatkan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial dari Sumber Belajar di Ruang Murid melalui Kelas Belajar. Materi interaktif ditampilkan menggunakan Papan Interaktif Digital (PID), sehingga murid dapat mengisi bagian rumpang, menggeser jawaban, dan menjawab pertanyaan secara langsung. “Yang memudahkan itu adanya materi yang bisa kita ambil. Ambil materi itu sangat memudahkan,” tuturnya.

Kelas Belajar juga mendukung pembelajaran mandiri. Di SMKS Kesehatan Binatama, Yogyakarta, Galang Eko Prasetyo, guru, membagikan materi dan video pembelajaran untuk membantu murid mempersiapkan uji kompetensi keahlian. Agustina Tri Astuti, salah satu murid, merasakan manfaatnya. “Kalau materi di Kelas Belajar kan bisa dibuka suatu saat. Jadi kalau kita membutuhkan buat ujian, kita bisa membuka ulang materi itu kembali,” ucapnya.

Pengalaman pengguna menjadi masukan pengembangan. di SMKN 3 Denpasar, Megawati, guru, menggunakan Kelas Belajar untuk memantau pengumpulan tugas dan mengelola nilai. Sementara itu, Seto Handoko, guru Seni Budaya di SMAN 5 Surabaya, memanfaatkan Kelas Belajar untuk menyusun materi dan tugas secara berurutan. Murid juga dapat menandai tugas praktik sebagai selesai tanpa harus mengunggah berkas digital.

Guru SLB Negeri Sragen, Nur’aini, memanfaatkan materi berbasis teks dan gambar untuk mendukung pembelajaran murid dengan hambatan pendengaran. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan agar murid dapat memahami instruksi.

Selain merasakan manfaat, guru dan murid turut menyampaikan masukan untuk pengembangan Kelas Belajar. Marco Alloicio Khadaffi, murid SMAN 5 Surabaya, berharap akses Kelas Belajar lebih praktis dan terintegrasi dengan perangkat yang digunakan sehari-hari. Masukan lainnya mencakup kebutuhan variasi materi, penyempurnaan fitur pengelolaan kelas, serta kemudahan mengunggah tugas.

Berbagai pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan Kelas Belajar. Praktik baik dapat terus dipelajari, sementara kendala dan kebutuhan pengguna menjadi masukan untuk penyempurnaan Kelas Belajar agar semakin sesuai dengan kebutuhan guru dan murid. *** (Penulis: Tim Pusdatin, Editor: Destian, Stephanie)


Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
 
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
 
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
#2TahunGerakNyata
#2TahunPendidikanBermutu

Informasi Sumber Resmi:
Artikel ini disinkronkan langsung dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) .